Press Release vs Backlink: Mana yang Lebih Baik untuk SEO?

Press release dan backlink sebenarnya bukan dua strategi yang bisa dibandingkan secara langsung. Keduanya memiliki peran berbeda dalam strategi digital: press release berfokus pada penyampaian cerita dan peningkatan visibility brand, sedangkan backlink lebih berkaitan dengan referensi eksternal yang dapat mendukung otoritas website.
Lalu, kapan sebaiknya menggunakan press release, kapan perlu memprioritaskan backlink, dan bagaimana cara menggabungkan keduanya tanpa melanggar pedoman Google? Simak perbedaannya berikut ini.
Apa Perbedaan Press Release dan Backlink?
Perbedaan paling sederhananya adalah press release merupakan sebuah konten atau aset komunikasi, sedangkan backlink merupakan sebuah tautan.
| Aspek | Press Release | Backlink |
| Tujuan utama | Menyampaikan berita dan membangun visibility | Mendapat referensi dari website lain dan mendukung SEO |
| Bentuk | Konten atau siaran pers | Link dari website eksternal |
| Audiens | Media, stakeholder, dan publik | Pengguna website dan search engine |
| Syarat utama | Memiliki news value | Relevan dan berasal dari sumber yang layak |
| Brand awareness | Tinggi jika mendapat coverage | Bergantung pada website dan konteks link |
| Referral traffic | Bisa muncul dari publikasi dan coverage | Bisa muncul ketika orang mengklik link |
| Dampak SEO | Lebih banyak melalui exposure, coverage, dan peluang memperoleh link | Menjadi bagian dari external link signals |
| Kontrol | Brand mengontrol isi release, tetapi tidak mengontrol keputusan media | Bergantung pada bagaimana link diperoleh |
| Metrik | Media pickup, mention, reach, referral traffic | Referring domains, relevansi, referral traffic, performa halaman |
Jadi, bila tujuan utama perusahaan adalah menyampaikan berita dan meningkatkan exposure, press release lebih tepat.
Jika tujuan utamanya memperoleh external reference untuk mendukung SEO, strategi backlink lebih relevan. Namun, jika membutuhkan keduanya, pendekatan digital PR dapat menghubungkan dua tujuan tersebut.
Apa Itu Press Release?
Press release atau siaran pers adalah informasi resmi perusahaan yang disusun untuk menyampaikan sebuah berita kepada jurnalis, media, stakeholder, dan publik.
Press release biasanya digunakan untuk mengumumkan:
- peluncuran produk atau layanan;
- ekspansi perusahaan;
- kerja sama strategis;
- hasil riset;
- pencapaian bisnis;
- event;
- perubahan penting dalam perusahaan;
- pernyataan atau respons resmi.
Singkatnya, press release itu adalah berita.
Namun, tidak semua aktivitas perusahaan perlu dijadikan press release. Agar menarik bagi media, informasi tersebut perlu memiliki news value atau alasan mengapa orang di luar perusahaan perlu mengetahuinya.
Apa Itu Backlink?
Backlink adalah link dari website eksternal yang mengarah ke website lain.
Dalam SEO, backlink dapat muncul dari berbagai aktivitas seperti editorial coverage, digital PR, partnership, publikasi hasil riset, content outreach, citation, hingga kontribusi ke website lain.
Backlink adalah hubungan yang terbentuk ketika suatu halaman website memberikan link ke halaman website lainnya. Backlink sendiri merupakan salah satu bagian dari Off Page SEO, bersama aktivitas seperti brand mention, citation, dan penguatan reputasi website dari sumber eksternal.
Baca Juga: Pengertian Off Page SEO dan Tips Optimasinya
Kapan Bisnis Sebaiknya Menggunakan Press Release?
Press release paling efektif ketika perusahaan mempunyai sesuatu yang memang layak diberitakan. Berikut contohnya.
1. Saat Ada Informasi yang Memiliki News Value
Peluncuran produk besar, ekspansi ke wilayah baru, kerja sama strategis, hasil survei, milestone perusahaan, atau temuan riset bisa menjadi alasan yang kuat untuk membuat press release.
Sebaliknya, membuat press release setiap kali perusahaan melakukan aktivitas kecil biasanya tidak memberi banyak nilai bagi media maupun pembaca. Sebelum membuat release, pertanyaan sederhananya adalah:
“Mengapa orang di luar perusahaan perlu mengetahui informasi ini sekarang?”
Jika jawabannya sulit ditemukan, kemungkinan informasi tersebut belum cukup kuat untuk menjadi berita.
2. Saat Ingin Meningkatkan Visibility dan Kredibilitas Brand
Press release dapat menjadi sumber informasi resmi yang membantu jurnalis memahami cerita perusahaan. Apabila ceritanya kemudian dianggap menarik, prosesnya dapat berkembang seperti ini:
Press release → media coverage → brand mention → referral traffic → potential backlink
Namun, backlink bukan satu-satunya ukuran keberhasilan press release.
Media exposure dan referral traffic juga penting. disarankan pengukuran press release tidak berhenti pada jumlah media pickup, tetapi melihat engagement, referral traffic, backlink, hingga tindakan pengguna setelah mengunjungi website.
3. Saat Perusahaan Membutuhkan Sumber Informasi Resmi
Press release juga berguna sebagai reference asset. Media, partner, calon pelanggan, investor, atau stakeholder dapat menggunakannya untuk mengetahui versi resmi perusahaan mengenai sebuah pengumuman.
Fungsi ini sangat relevan untuk perusahaan B2B yang biasanya memiliki lebih banyak stakeholder dan proses pengambilan keputusan yang panjang.
Kapan Strategi Backlink Lebih Tepat?
Strategi backlink lebih relevan ketika tujuan utamanya adalah memperkuat external authority serta meningkatkan peluang halaman penting mendapatkan referensi dari website lain.
1. Ketika Website Membutuhkan Referensi dari Sumber yang Relevan
Kesalahan yang masih sering kami temui dalam pendekatan link building adalah menilai backlink hampir sepenuhnya dari angka DA atau DR. Padahal, angka tersebut merupakan metric dari SEO tools pihak ketiga, bukan metric resmi Google.
Dalam praktiknya, backlink lebih layak dievaluasi dari beberapa hal sekaligus:
- seberapa relevan topik website atau halaman sumber;
- apakah link muncul dalam konteks editorial yang masuk akal;
- kualitas halaman tempat link berada;
- relevansi audiens;
- halaman tujuan backlink;
- peluang menghasilkan referral traffic.
Backlink dari website industri yang benar-benar dibaca target pasar bisa lebih bernilai daripada link dari website besar yang topiknya sama sekali tidak relevan.
2. Ketika Ada Halaman Strategis yang Ingin Diperkuat
Backlink tidak harus selalu diarahkan ke homepage. Perusahaan dapat mempunyai halaman lain yang lebih layak dirujuk, misalnya:
- riset industri;
- laporan pasar;
- halaman resource;
- thought leadership;
- studi kasus;
- halaman produk yang mempunyai informasi unik.
Strateginya seharusnya dimulai dari:
Halaman apa yang ingin diperkuat → siapa yang relevan untuk merujuknya → apa alasan mereka mau memberikan link?
Bukan sekadar mencari website dengan metric tinggi lalu meminta backlink.
3. Ketika Tujuan Utamanya SEO, Bukan Mengumumkan Berita
Jika perusahaan tidak mempunyai berita, tidak perlu membuat press release hanya supaya bisa menempatkan link.
Alternatifnya adalah menciptakan sesuatu yang layak dijadikan referensi, seperti original data, insight dari expert, riset, laporan industri, atau resource yang benar-benar berguna.
Untuk distribusi backlink, perhatikan juga cara optimasi anchor text agar link tetap relevan, deskriptif, dan tidak terlihat dipaksakan.
Digital PR: Menghubungkan Press Release, Brand Mention, dan Backlink
Di sinilah press release dan backlink bertemu.
Digital PR memperluas pendekatan tradisional yang hanya berhenti pada:
Write → Distribute → Publish
Menjadi:
Find Story → Create Asset → Media Outreach → Earn Coverage → Brand Mention/Backlink → Amplify → Measure
1. Mulai dari Cerita atau Asset yang Layak Dikutip
Untuk perusahaan B2B, aset tersebut bisa berupa proprietary data, survei, market report, expert commentary, analisis tren, studi kasus, atau milestone perusahaan yang dilengkapi data.
Aset semacam ini memberikan alasan yang lebih kuat bagi publisher untuk mengutip perusahaan.
Sebagai contoh, hasil survei mengenai perubahan perilaku konsumen jauh lebih mudah dijadikan bahan artikel daripada pengumuman perusahaan yang hanya mengatakan telah meluncurkan layanan baru.
2. Pilih Media Berdasarkan Relevansi
Jangan menjadikan authority metric sebagai satu-satunya pertimbangan.
Untuk perusahaan SaaS B2B, publikasi teknologi atau bisnis dengan audiens yang tepat bisa lebih relevan dibanding media lifestyle yang memiliki metric domain lebih besar.
Urutannya dapat dipikirkan sebagai:
Topic relevance → Audience relevance → Editorial credibility → Reach
3. Gunakan Press Release sebagai Source, Bukan Endpoint
Keberhasilan kampanye tidak seharusnya berhenti pada laporan:
“Press release sudah tayang di 20 website.”
Press release sebaiknya tidak hanya dinilai dari jumlah website yang mempublikasikannya. Evaluasi juga perlu melihat media pickup, brand mention dari publikasi yang relevan, referral traffic, serta peluang munculnya backlink secara editorial.
Pendekatan ini juga digunakan dalam layanan SEO Agency Jakarta dari Doxadigital. Off-page optimization tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari strategi SEO yang menghubungkan content, technical SEO, citation, backlink, visibility, dan tujuan bisnis.
Melalui layanan SEO tersebut, Doxadigital membantu bisnis meningkatkan visibilitas dan kepercayaan melalui citation serta backlink dari situs dan media yang relevan di Indonesia.
Press Release atau Backlink: Mana yang Sebaiknya Dipilih?
Gunakan objective bisnis sebagai titik awal.
| Objective | Strategi yang Lebih Tepat |
| Launch produk | Press release |
| Corporate announcement | Press release |
| Menjangkau media dan stakeholder | Press release |
| Meningkatkan external authority | Link building |
| Memperkuat halaman SEO tertentu | Link building |
| Mendapat media exposure sekaligus peluang earned link | Digital PR |
| Membangun industry authority | Digital PR + content asset |
Singkatnya:
- Pilih press release jika perusahaan mempunyai berita resmi yang ingin disampaikan dan membutuhkan exposure.
- Prioritaskan backlink strategy jika objective utamanya memperoleh external reference untuk mendukung halaman-halaman strategis.
- Gunakan digital PR jika perusahaan ingin mengejar brand visibility, media credibility, earned mention, dan backlink opportunity secara bersamaan.
Bagaimana Mengukur Keberhasilan Press Release dan Backlink?
Jangan menggunakan ranking sebagai satu-satunya KPI.
Untuk press release, perhatikan media pickup, kualitas dan relevansi media, brand mention, referral traffic, audience reach, earned coverage, serta backlink yang muncul setelah distribusi.
Untuk backlink, perhatikan referring domain, topical relevance, destination URL, referral traffic, distribusi anchor text, serta perkembangan organic performance halaman tujuan.
Kemudian hubungkan semuanya dengan hasil bisnis:
Visibility → Relevant Traffic → Engagement → Leads → Business Impact
Pendekatan seperti ini penting terutama dalam B2B.
Satu backlink dari publikasi industri dengan traffic lebih kecil tetapi dibaca oleh calon decision-maker bisa menghasilkan nilai bisnis lebih tinggi daripada placement pada website besar dengan jutaan visitor yang audiensnya tidak relevan.
Ini juga sejalan dengan perubahan fokus strategi SEO 2026 yang tidak lagi hanya melihat ranking dan backlink, tetapi semakin memperhatikan visibility dan kredibilitas brand di ekosistem pencarian yang lebih luas.
Baca Juga: Strategi SEO 2026: Tahun Visibilitas di Era Pencarian Baru
Bangun Authority dengan Strategi Off-Page yang Tepat
Press release dan backlink bukan dua pilihan yang harus selalu dipertentangkan.
Press release membantu perusahaan menciptakan dan mendistribusikan cerita yang memiliki news value. Backlink adalah salah satu bentuk external reference yang bisa diperoleh dari berbagai aktivitas, termasuk editorial coverage, content outreach, partnership, dan digital PR.
Strategi yang lebih berkelanjutan adalah:
Create Something Worth Mentioning → Reach Relevant Publishers → Earn Visibility → Build References & Authority
Dengan pola tersebut, perusahaan tidak sekadar mengejar jumlah publikasi atau backlink. Setiap aktivitas off-page memiliki alasan yang jelas dan terhubung dengan visibility, target audiens, serta tujuan bisnis.
Jika bisnis Anda ingin membangun organic visibility melalui kombinasi content, technical SEO, internal linking, backlink, citation, dan off-page authority yang lebih sesuai, SEO Agency Jakarta Doxadigital dapat membantu menyusun strategi berdasarkan search demand serta objective bisnis Anda. Dengan strategi dan objektif yang jelas, press release dan backlink akan membantu meningkatkan revenue bisnis Anda secara optimal.
Konsultasikan Strategi SEO Anda
