Tips Pemasaran

Contoh Digital Marketing yang Efektif Digunakan di Era Digital

19 September 2025
digital marketing
AI Summarize on:

Digital marketing adalah strategi pemasaran yang memanfaatkan teknologi digital dan internet untuk menjangkau audiens, mempromosikan produk atau jasa, sekaligus membangun hubungan dengan pelanggan. Media yang digunakan pun beragam, mulai dari website, media sosial, email, hingga iklan digital.

Lalu, apa bedanya dengan pemasaran konvensional? Perbedaan paling mendasar terletak pada media yang digunakan. Marketing konvensional mengandalkan saluran offline seperti koran, televisi, radio, atau brosur, sedangkan digital marketing memanfaatkan platform online.

Keunggulannya, digital marketing memungkinkan interaksi dua arah dan hasil kampanyenya dapat diukur secara real time.

Contoh-Contoh Digital Marketing yang Paling Populer

Ada banyak sekali jenis digital marketing yang bisa Anda gunakan. Berikut adalah beberapa yang paling populer dan efektif.

1. SEO (Search Engine Optimization)

SEO adalah upaya untuk meningkatkan visibilitas situs web Anda di hasil pencarian organik (tidak berbayar) di mesin pencari seperti Google. Tujuannya adalah agar situs Anda muncul di halaman pertama ketika seseorang mencari kata kunci yang relevan dengan bisnis Anda. Selain itu, ada dua jenis utama SEO yaitu sebagai berikut:

  • SEO On-Page: Pengaturan yang dilakukan di dalam situs Anda, seperti penggunaan kata kunci di judul dan isi artikel, optimasi gambar, dan struktur situs yang baik.
  • SEO Off-Page: Pengaturan yang dilakukan di luar situs Anda, seperti mendapatkan backlink (tautan dari situs lain ke situs Anda) atau promosi di media sosial.

Contohnya dalam bisnis lokal, sebuah kafe di Jakarta Selatan bisa mengoptimalkan situs webnya dengan kata kunci “kafe dengan WiFi cepat di Jakarta Selatan” atau “tempat nongkrong di Jakarta Selatan”.

2. SEM (Search Engine Marketing)

SEM adalah strategi pemasaran berbayar untuk meningkatkan visibilitas di halaman hasil pencarian. Sering disebut juga sebagai iklan di mesin pencari.

Perbedaan mendasarnya dengan SEO adalah, SEO butuh waktu lebih lama dan hasilnya organik, sedangkan SEM bisa langsung menampilkan iklan Anda di posisi teratas begitu kampanye diaktifkan.

Manfaat SEM sangat terasa untuk promosi yang butuh kecepatan, misalnya untuk kampanye diskon terbatas atau peluncuran produk baru. Contoh kampanye sukses SEM adalah ketika sebuah toko daring menggunakan iklan Google Ads agar produknya muncul paling atas saat pelanggan mencari “sepatu olahraga”.

3. Social Media Marketing

Media sosial kini bukan lagi sekadar tempat berbagi foto, melainkan platform pemasaran yang sangat kuat. Strateginya meliputi postingan organik (konten reguler di profil bisnis), iklan berbayar (iklan yang ditargetkan ke audiens spesifik), dan kolaborasi (bekerja sama dengan akun lain).

Contohnya, sebuah brand fashion bisa mengunggah outfit of the day di Instagram, menjalankan iklan berbayar untuk koleksi terbarunya, dan berkolaborasi dengan influencer fashion untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

4. Content Marketing

Content marketing adalah strategi pemasaran dengan menciptakan dan mendistribusikan konten yang relevan dan bernilai bagi audiens. Tujuannya untuk menarik dan mempertahankan audiens yang akhirnya menjadi pelanggan.

Bentuknya bisa berupa blog, artikel, video, infografis, atau e-book. Konten yang baik tidak hanya informatif, tetapi juga bisa menceritakan kisah (storytelling) yang kuat.

5. Email Marketing

Strategi ini berfokus pada pengiriman email kepada pelanggan atau calon pelanggan. Tujuannya untuk membangun hubungan, meningkatkan loyalitas, dan mendorong penjualan.

Automasi email (pengiriman email otomatis berdasarkan tindakan pelanggan) dan personalisasi pesan (menyebut nama pelanggan) membuat komunikasi terasa lebih personal dan efektif.

6. Influencer Marketing

Influencer marketing adalah strategi dengan menggandeng influencer untuk mempromosikan produk atau jasa.

Ada dua kategori utama yang sering digunakan, yaitu micro influencer yang memiliki 10-100 ribu pengikut, biasanya lebih terjangkau dan memiliki audiens yang lebih loyal, serta macro influencer dengan lebih dari 100 ribu pengikut yang cocok untuk kampanye dengan jangkauan luas.

Salah satu contoh sukses penerapan strategi ini adalah brand minuman yang bekerja sama dengan micro influencer kuliner di TikTok untuk membuat review produk.

7. Video Marketing

Video marketing merupakan strategi pemasaran yang memanfaatkan konten video untuk menarik perhatian audiens di berbagai platform seperti YouTube, Instagram Reels, atau TikTok.

Bentuknya bisa berupa video pendek yang pas untuk tips cepat, teaser produk, atau hiburan singkat, maupun video panjang yang digunakan untuk tutorial, webinar, atau dokumenter brand.

Misalnya, sebuah perusahaan skincare membuat video tutorial perawatan wajah dan membagikannya di YouTube serta Instagram untuk menjangkau lebih banyak audiens.

8. Display Advertising & Banner Ads

Display advertising atau banner ads ialah iklan berbentuk visual yang tampil di berbagai situs web atau aplikasi.

Salah satu strateginya yaitu retargeting, yakni menampilkan iklan kepada orang yang sebelumnya pernah mengunjungi situs tersebut sehingga peluang mereka untuk kembali dan melakukan pembelian menjadi lebih besar.

Beberapa platform populer yang sering digunakan untuk jenis iklan ini antara lain Google Display Network dan Facebook Audience Network.

Tips Memilih Jenis Digital Marketing yang Tepat

Strategi digital marketing yang tepat dapat membantu bisnis menjangkau audiens secara efektif. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan:

  • Sesuaikan dengan target audiens
    Pahami siapa yang ingin Anda tuju, mulai dari usia, kebiasaan, hingga kebutuhan mereka. Misalnya, target remaja biasanya lebih aktif di TikTok, sedangkan kalangan profesional cenderung menggunakan LinkedIn.
  • Ukur efektivitas kampanye
    Lihat hasil kampanye dengan memantau Click-Through Rate (CTR) untuk mengetahui jumlah orang yang mengklik, conversion rate untuk melihat yang melakukan aksi, dan Return on Investment (ROI) untuk menilai keuntungan dibanding biaya.
  • Kombinasikan beberapa channel
    Terapkan strategi omnichannel, yaitu mengintegrasikan konten dan iklan di berbagai platform seperti media sosial, email, dan website. Tujuannya agar pesan lebih konsisten, pengalaman audiens lebih mulus, dan jangkauan lebih luas.

Saatnya menjalankan kampanye digital marketing yang lebih cerdas dan lebih terarah dengan strategi digital marketing dari Doxadigital.

Ingin menjangkau konsumen untuk meningkatkan brand awareness dan penjualan dengan strategi  digital marketing. Silahkan hubungi kami atau kontak +6281288883692 untuk mendapatkan layanan digital marketing dari Doxadigital.

AI Summarize on:

I am passionately interested in Search Engine Optimization (SEO). As an SEO Specialist, I have experience helping brands achieve their business goals by driving high-quality and high-quantity traffic.

Artikel Terbaru

Mohon Isi Form Dibawah Ini!

WA Popup Form ID